Terbaru

  • BYD Introduces New DM-i Hybrid Technology and 1.5L New Xiaoyun Engine

    Shenzhen, China – On November 13, BYD launched the DM-i hybrid technology alongside the official announcement of the high efficiency version, which is dedicated for plug-in hybrid vehicles (PHEVs), of the 1.5L Xiaoyun engine. As a leader in new energy vehicles (NEVs), the announcements underline BYD’s lead in strategically segmenting its plug-in hybrid technologies. After defining new performance
  • 第六届中国国际“互联网+”大学生创新创业大赛新闻发布会 在北京举行

    11月11日,中国教育部举行“建行杯”第六届中国国际“互联网+”大学生创新创业大赛(以下简称“大赛”)新闻发布会,以“我敢闯、我会创”为主题,提出“更国际、更教育、更全面、更创新、更中国”要求,共有来自国内外117个国家和地区、4186所学校的147万个项目、631万人报名参赛。世界前100强大学中一半以上报名参赛,包括牛津大学、剑桥大学、哈佛大学、斯坦福大学、麻省理工学院、慕尼黑工业大学、莫斯科鲍曼国立技术大学等顶尖名校。
  • Ajang "Magic Cooling, Magic Now Challenge" yang Digelar Haier Smart Home Mempertemukan Kawula Muda di TikTok

    Haier Smart Home (SHE: 600690), merek peralatan rumah tangga dan pengembang ekosistem smart home, meluncurkan "Magic Cooling, Magic Now Challenge" di Filipina, Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Ajang ini mengajak para pengguna TikTok untuk membuat video "magic" dengan filter dan stiker yang telah ditetapkan.
  • Shanghai Guijiu Broke Through With "Innovation", and Chinese Liquor Went to the World With the Help of the Expo

    Under the background of the global economic recession, China, as the first major country to resume economic operation, attracted much of the world's attention with the Expo once again. And Chinese liquor is taking advantage of the Expo to show the world its ambition of "going global". "Shanghai Guijiu" was presented at the third China International Import Expo and pro
  • Pimpin Digitalisasi Kelistrikan: Huawei Luncurkan "Digital Power Club Global Tour"

    Huawei meluncurkan "Digital Power Club Global Tour" di sejumlah wilayah utama, termasuk Eropa, Asia, dan Afrika Utara. Tur Global ini memamerkan berbagai teknologi terkini Huawei dalam digitalisasi kelistrikan (power digitalization), termasuk Smart PV, Data Center Facility, Site Power Facility, serta Modular Power.
  • 2020 Suzhou International Tourism Expo

    On the morning of November 6th, the opening ceremony of Suzhou International Tourism Expo 2020 and the launching ceremony of winter Suzhou tourism season, sponsored by Suzhou Tourism Federation, under the guidance of Suzhou Municipal Bureau of culture, radio, television and tourism, and hosted by Qianteng Exhibition (Suzhou) Co., Ltd., and cooperated by the United Nations World Tourism Organizatio
  • Jiashan China 2020 International Investment and Trade Fair Held Ceremoniously

    ​The Jiashan China 2020 International Investment and Trade Fair was ceremoniously held on October 28th. A total of 600 people, including leaders of relevant departments in Zhejiang Province and Jiaxing City, and representatives of domestic and foreign merchants from the
  • AET REMOULD continues the classic while making bold breakthrough and shaping the ceramic Daytona collection

    Born in 1963, Daytona has withstood the test of time and has become a classic in watches. AET REMOULD has a higher pursuit of the watch that was chosen to be remade. Only the real classic masterpieces have the value of refit. While inheriting the beauty of classics, they can create more possibilities and bring new ideas to the classic.
  • Ajang "2020 Xiamen Mid-Autumn Tourism Carnival" Berlangsung di Seluruh Dunia, Xiamen Sukses Menggelar "Pawai" Potensi Budaya

    XIAMEN, Tiongkok, 28 Oktober 2020 /PRNewswire/ -- Ajang "2020 China Xiamen Mid-Autumn Tourism Carnival" berlangsung dari 17 September-16 Oktober. Lewat berbagai kegiatan kreatif dan menghibur, serta bauran pemasaran yang baik di Tiongkok dan luar negeri, ajang ini berhasil mengangkat pesona Xiamen di seluruh dunia sebagai kota internasional yang memiliki ciri khas kebudayaan tradisional Tiongkok.
  • UNISOC Achieves Multi-vendor 5G SA Interop Testings

    UNISOC has completed the 5G standalone (SA) chip interoperability test based on the 3GPP R15 F60 version and the ZUC performance test together with major system vendors.

Tautan ramah

CGTN: China Peringati 70 Tahun Perang Melawan Agresi Amerika Serikat dan Bantuan untuk Korea, Mengimbau Langkah untuk Menjaga Perdamaian Dunia

10-27     HAIXUNPRESS

BEIJING, 26 Oktober 2020 /HAIXUNPRESS/ -- Pada Jumat lalu, Tiongkok menggelar sebuah acara yang memperingati 70 tahun aksi tentara Sukarela Rakyat Tiongkok (Chinese People's Volunteers/CPV) ketika memasuki Republik Demokratik Rakyat Korea (RDRP) dalam Perang Melawan Agresi Korea dan Bantuan untuk Korea (1950-1953).

QQ截图20201027093818.png

Mengenang Perang

Dalam pidatonya, Presiden Tiongkok mengangkat kemenangan besar dalam Perang Melawan Agresi Amerika Serikat dan Bantuan untuk Korea. Kemenangan ini akan selamanya terpatri dalam sejarah bangsa Tiongkok, serta sejarah perdamaian, perkembangan, dan kemajuan umat manusia.


Xi memuji makna penting dari sejarah Perang Melawan Agresi Tiongkok dan Bantuan untuk Korea, serta menekankan, peran "perang besar" ini dalam menentang invasi dan ekspansi imperialisme, serta melindungi keamanan Tiongkok Baru (New China).


Perang tersebut juga menjaga ketentraman warga Tiongkok, menstabilkan situasi Semenanjung Korea, dan menegakkan perdamaian di Asia serta dunia, menurut Xi.


Delapan bulan setelah Republik Rakyat Tiongkok didirikan, Perang Korea pecah pada Juni 1950. Perang ini lalu menjalar ke Sungai Yalu, sungai perbatasan Tiongkok-RDRP, serta menghancurkan Dandong, kota di Timur Laut Provinsi Liaoning, Tiongkok. Banyak gedung dibom dan warga sipil tewas dalam serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat.


Sewaktu itu, angkatan bersenjata yang dimiliki Tiongkok sebagai negara baru masih belum lengkap, tanpa angkatan udara dan laut. Namun, atas permintaan RDRP, tentara CPV memasuki Semenanjung Korea pada Oktober 1950 untuk membantu RDRP hingga gencatan senjata tercapai pada 1953.

Presiden Xi berkata bahwa kemenangan ini membuktikan peran kuat Tiongkok di Timur, dan kemenangan tersebut menjadi dasar bagi status Tiongkok Baru di Asia serta dunia internasional.


Meneruskan semangat CPV

Sebanyak 2,9 juta tentara CPV bergabung dalam pertempuran selama dua tahun dan sembilan bulan. Lebih dari 197.000 di antaranya gugur dalam medan tempur.


Xi memuji patriotisme luar biasa yang ditunjukkan CPV saat bertempur melawan musuh yang kuat, dan mengajak rakyat Tiongkok untuk meneruskan semangat tersebut di era baru, dan berupaya untuk mewujudkan revitalisasi bangsa.


Xi mengulas sikap tentara CPV yang menunjukkan patriotisme, kepahlawanan, optimisme, pengabdian terhadap misi, serta semangat untuk memperjuangkan perdamaian dunia dan keadilan dalam peperangan. Semua prinsip ini harus diwarisi dari generasi ke generasi, menurut Xi.

Presiden Tiongkok juga mengatakan, kegigihan yang terbentuk sepanjang perang kelak menginspirasi warga Tiongkok dan segenap bangsa untuk menentang hegemoni, serta bersatu dan meningkatkan kemampuan berjuang dengan tekad untuk mengatasi seluruh tantangan dan kesulitan yang ditemui dalam upaya tersebut.


Menjaga perdamaian dunia

Dengan mengenang perang tersebut, Tiongkok tidak bermaksud untuk menyebarkan kebencian. Namun, Tiongkok memanfaatkan momen ini untuk mempelajari keberanian dari sejarah demi mengatasi berbagai tantangan baru pada masa kini, serta mempromosikan perdamaian dan perkembangan dunia secara lebih baik.


Dalam pidatonya, Xi menekankan, kemenangan perang telah membuktikan keadilan akan mengalahkan kekuasaan, dan perkembangan yang tercapai dalam perdamaian adalah momen bersejarah yang tak bisa diputarbalikkan.


Dia mengimbau upaya untuk menjaga perdamaian dan keadilan dunia, serta menyebutkan peran Tiongkok sebagai negara penting yang bertanggung jawab dan siap bekerja sama dengan masyarakat dunia guna membangun komunitas yang memiliki masa depan bersama untuk kemanusiaan.


Tiongkok telah mempertegas langkahnya untuk mewujudkan kebijakan pertahanan nasional yang bersifat defensif. Presiden Xi turut mengemukakan keandalan tentara Tiongkok yang selalu menjaga perdamaian dunia.


Xi juga berkata bahwa rakyat Tiongkok menghargai perdamaian, namun tak akan pernah berkompromi ketika menghadapi ancaman atau tunduk oleh tekanan.


"Tiongkok tidak pernah mencari hegemoni atau ekspansi, dan sangat menentang hegemonisme dan politik kekuasaan," kata Xi, sambil mengatakan, Tiongkok tidak akan pernah membiarkan kedaulatan nasional, keamanan, dan kepentingan pembangunannya terancam.


Rakyat Tiongkok bersikap tegas dan percaya diri, sambil menatap prospek cerah untuk revitalisasi bangsa, seperti yang ditegaskan Xi.


Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
Kembali ke atas
© Hak Cipta 2009-2020 Masyarakat Ekonomi Indonesia      Hubungi kami   SiteMap