Terbaru

Tautan ramah

BMW Terparkir 2 Hari di JLNT Antasari Terkunci dan Berdebu saat Diderek

2026-07-13     HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Mobil sedan BMW E36 yang sempat viral karena terparkir di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan, ditemukan dalam kondisi terkunci dan berdebu saat dievakuasi petugas.

"Pada saat diderek mobil itu ngunci. Karena ngunci kemudian berdebu, ya enggak bisa diapakan. Harus diderek pakai roda," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto, saat dihubungi iDoPress, melalui telepon, Senin (13/6/2027).

Menurut Mujiyanto, kendaraan bertransmisi matik akhirnya dievakuasi menggunakan alat derek beroda milik Dinas Perhubungan agar bisa dipindahkan dari lokasi.

Sebelum dievakuasi, polisi lebih dulu menerima laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan mobil tersebut di JLNT Antasari.

"Awalnya kita derek itu karena ada informasi dari masyarakat yang terganggu," ujar Mujiyanto.

Meski demikian, petugas tidak langsung menderek mobil saat laporan pertama diterima. Sebab, saat itu diduga masih ada seseorang yang menunggui kendaraan tersebut.

Namun, setelah pemilik tak kunjung datang dan mobil tidak juga dipindahkan, petugas akhirnya mengevakuasi kendaraan itu ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Saat ini, polisi masih menunggu pemilik kendaraan datang mengambil mobil tersebut.

"Silakan bagi pemilik bawa surat-surat kendaraan untuk memastikan bahwa itu kendaraannya adalah miliknya. Surat-surat bisa BPKB dan STNK," kata Mujiyanto.

Sebelumnya, keberadaan mobil BMW berwarna hijau itu menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial.

Dalam unggahan akun Threads @motoreto.id, mobil tampak berhenti di bahu jalan JLNT Antasari arah Blok M menuju Cipete tanpa terlihat seorang pun berada di sekitarnya.

Seorang warganet dalam kolom komentar unggahan tersebut mengaku sempat melihat mobil itu pada Sabtu (11/7/2026) malam.

Dalam komentarnya disebut saat itu masih ada seseorang yang diduga merupakan pemilik kendaraan. Namun, mobil tersebut kemudian ditinggalkan.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
Kembali ke atas
© Hak Cipta 2009-2020 Masyarakat Ekonomi Indonesia      Hubungi kami   SiteMap