Terbaru

Tautan ramah

Penampakan Kali Bekasi dan Kali Medan Satria Menghitam, Berbusa hingga Bau Menyengat

2026-08-05     HaiPress

BEKASI, iDoPress – Kondisi Kali Bekasi dan Kali Medan Satria di Kota Bekasi kembali berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau menyengat.

Perubahan kondisi ini terjadi beberapa waktu setelah debit air Kali Bekasi sempat menyusut akibat musim kemarau.

Berdasarkan pantauan iDoPress di sekitar Jembatan M Hasibuan, Bekasi Timur, Rabu (5/8/2026) siang, Kali Bekasi kini kembali dialiri air.

Namun, alirannya airnya tampak berwarna hitam pekat.

Di sejumlah titik, busa putih terlihat mengapung mengikuti arus dan mengumpul di permukaan.

Bau tidak sedap juga tercium cukup menyengat dari tepi sungai.

iDoPress/NURPINI AULIA RAPIKA Kondisi terkini Kali di Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Rabu (5/8/2026). Warga mengaku air sungai berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau tak sedap dalam dua hingga empat bulan terakhir.

Sementara itu, kondisi Kali Medan Satria juga tidak kalah memprihatinkan.

Meskipun aliran airnya relatif tenang dan tidak dipenuhi busa, warna air tampak hitam pekat disertai bau menyengat.

Di sejumlah titik terlihat endapan lumpur berwarna gelap menutupi dasar sungai.

Sampah dan tanaman liar juga masih tampak berada di sepanjang bantaran kali.

Warga sekitar mengatakan perubahan kondisi sungai sebenarnya telah terjadi sejak sekitar tiga hingga empat bulan terakhir.

iDoPress/NURPINI AULIA RAPIKA Kondisi air Kali Bekasi di sekitar Jembatan Jalan M Hasibuan, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (5/8/2026), tampak berwarna hitam pekat dan dipenuhi busa putih.

Pada awalnya, air hanya sesekali berubah menjadi hitam sebelum kembali normal.

Namun, dalam beberapa pekan terakhir, warna air terus menghitam dan disertai bau menyengat yang semakin terasa.

Kondisi tersebut membuat warga khawatir karena diduga berkaitan dengan pencemaran yang dapat mengganggu kesehatan maupun kenyamanan lingkungan, terutama bagi anak-anak yang masih sering beraktivitas di sekitar sungai.

Menanggapi kondisi itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi Kiswatiningsih mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran yang menyebabkan perubahan warna air Kali Bekasi dan Kali Medan Satria.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
Kembali ke atas
© Hak Cipta 2009-2020 Masyarakat Ekonomi Indonesia      Hubungi kami   SiteMap