2026-08-13
HaiPress
DEPOK, iDoPress - Seorang pengendara mengaku terkena cipratan lumpur saat melintas di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026) pagi.
Pengendara bernama Gilang mengatakan, saat itu dirinya tengah dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di Jakarta sekitar pukul 09.00 WIB.
Saat melintasi Jalan Raya Margonda tepatnya sebelum persimpangan arah Universitas Indonesia (UI), Gilang mengaku tiba-tiba terkena cipratan air berlumpur.
"Pas saya lewat Margonda sebelum simpangan UI, ada dinas lingkungan hidup atau dinas kebersihan atau taman kota lagi siram tanaman. Gak tahu gimana, tiba-tiba cipratan lumpur tanah ke arah jalanan, kebetulan saya pas banget di samping tanaman," ujarnya saat dikonfirmasi iDoPress, Rabu (12/8/2026).
Cipratan lumpur yang mengenainya cukup banyak sehingga dirinya harus menepi terlebih dahulu.
Begitu ia menepi dan mengecek pakaiannya, ternyata baju, celana, hingga motornya kotor terkena cipratan tersebut.
"Akhirnya saya gabisa kerja dan saya kejar sudah gak ada mobilnya," kata dia.
Gilang menduga, sumber air lumpur tersebut berasal dari mobil Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.
Sebab dirinya sempat melihat kendaraan yang sedang melakukan penyiraman tanaman di sekitar lokasi.
Namun, Gilang mengakui dirinya tidak melihat secara persis kendaraan tersebut.
"Saya lihat itu ada selang dan orang yang lagi semprot, dan setahu saya mobil DLHK karena dari awal jalan raya stasiun Depok lama pun sudah banyak orang-orang dinas lingkungan ngecat trotoar dan pagar dan pemangkasan," jelasnya.
Setelah mengecek pakaian dan motornya yang kotor, Gilang langsung berupaya mengejar mobil DLHK yang menyemprotnya namun di sekitarnya sudah tidak ada mobil tersebut.
Kemudian ia tetap berkendara hingga ke lampu merah perempatan Jalan Juanda, tidak jauh dari situ terlihat mobil DLHK di mana petugasnya sedang mangkas tanaman.
"Saya hampiri sopirnya dan saya tanyain terkait penyiraman tapi sopir bilang "Gak tahu saya mas, biasanya kalau penyiraman mobilnya beda'. Ya sudah saya tinggal karena gak bisa nuduh juga kalau mobil itu (yang menyemprotkan air lumpur)," ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala DLHK Kota Depok Reni Nuraeni membantah kendaraan yang melakukan penyiraman tersebut merupakan armada DLHK Kota Depok.