
BOGOR, iDoPress - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sedang mematangkan rencana untuk penggalangan dana bagi korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengungkapkan, pembahasan galang dana tersebut sudah dilakukan pada lingkup internal.
"Kalau galang dana sudah dibicarakan di internal saja ya. Jadi tidak digembar-gembor, tetapi nanti kami akan memberikan bantuan langsung ke NTT," kata Dedie di Perpustakaan Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/8/2026).
Menurut dia, pemberian tersebut akan segera dilakukan setelah rencana penggalangan dana sudah dimatangkan.
Dedie menuturkan, bantuan yang diberikan dapat berupa uang tunai ataupun pembangunan di wilayah NTT yang terdampak bencana.
"Mungkin nanti kami lihat ya. Bisa saja bentuknya uang atau nanti ada pembangunan, kan kami belum dapat laporan juga," ujar dia.
Ia memberikan contoh, pada 2018 lalu, Pemkot Bogor pernah membantu membangun sekolah di Desa Sembalun, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Saat itu, sejumlah fasilitas seperti rumah, layanan publik, dan sekolah mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi.
"Di Sembalun kan kami bangun sekolah. Yang di Nusa Tenggara Timur ini kami belum tahu, ada enggak sekolah yang runtuh total misalnya, kan," tuturnya
"Nah, ini lagi kami inventarisir dulu. Nanti kalau misalnya memungkinkan, misalnya kami bantu untuk rumah ibadah atau sekolah," sambung dia.
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026).
Berdasarkan pemutakhiran data BNPB per Minggu (16/8/2026) pukul 00.00 WIB, lebih dari 5.000 warga mengungsi akibat bencana tersebut.
Pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Sikka, yakni 3.356 jiwa.
Gempa tersebut juga menyebabkan 47 orang meninggal dunia.
Korban jiwa tersebar di Kabupaten Manggarai sebanyak 23 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka empat orang, Manggarai Barat 1 orang, Ende 1 orang, dan Nagekeo 1 orang.
Selain gempa utama, BNPB mencatat 341 kali aktivitas gempa susulan. Kondisi itu turut berdampak terhadap kerusakan di sejumlah wilayah.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT